Lapis Lgit UKM Binar Food Medokan Asri Barat Surabaya hingga ke Arab Saudi

Lapis Legit produksi UKM Binar Food mampu menembus pasar hingga Arab Saudi. Ayunita Indria Dewi (30) pemilik UKM tersebut mulai merintis sejak Januari 2017 lalu.

Awalnya dia bekerja kantoran, yang jauh dari keluarga terutama anaknya.

Ia pun mengaku kesulitan jika harus melanjutkan karier, sekaligus menjaga anaknya.

“Otomatis sulit untuk melanjutkan karier di kantor yang lama. Akhirnya saya terinspiasi membuka bisnis, supaya bisa tetap bekerja dan menghasilkan uang tanpa meninggalkan anak, lalu lahirlah Binar Food,” kata warga Medokan Asri Barat tersebut, Senin (10/12/2018).

Binar Food lahir pada tanggal 17 Januari 2017.

Ia bergerak di bidang kuliner dengan tiga kategori, yaitu kudapan, kue dan masakan.

Di antaranya adalah kering kentang yang dijual mulai dari Rp 5000, lapis legit mulai Rp 175.000, engkak ketan mulai Rp 100.000, kastengel, nastar nanas, nastar kurma, putri salju mulai Rp 60.000, sambal mangrove Rp 15.000 dan kembang goyang mangrove Rp 25.000.

Resep yang digunakan merupakan resep turun-temurun keluarga.

Selain menjual di lingkungan sekitar, Ayunita juga memanfaatkan media sosial, marketplace seperti Shopee, Tokopedia dan Bukalapak, serta website resminya di www.binarfood.com.

Ia juga menjadi UKM binaan Pemerintah Kota Suabaya, sehingga produknya dijual di Surabaya Square yang tersebar di sembilan titik kota.

Binar Food pun mulai menuai kepopuleran, utamanya produk kering kentang dan lapis legitnya.

Untuk kering kentang, ia sudah mengirim hingga Pontanak, Bontang, Lombok dan Papua.

Sedangkan lapis legitnya sudah dinikmati pelanggan di enam negara, yakni Singapura, Australia, Filipina, Prancis, Malaysia dan Arab Saudi.

“Golnya sih saya ingin mengenalkan produk yang sehat, karena Binar Food menggunakan bahan berkualitas, tanpa MSG, pengawet, pewarna dan pengembang. Saya juga ingin mengangkat mangrove supaya bisa lebih dikenal di Indonesia, terlebih sampai dunia,” jelasnya.

Fokus terbarunya adalah produk makanan yang bisa dijadikan oleh-oleh khas mangrove.

source : surya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Binarfood Whatsapp Chat
Kirim via Whatsapp